Sadis! Warga China Konsumsi Kucing dan Kulitnya Dijadikan Jaket

LIGAPEDIA – Warga China bikin geram karena mengonsumsi daging kucing. Selain itu mereka menjadikan hewan lucu ini sebagai aksesoris.

Kucing merupakan hewan lucu yang biasanya dipelihara sebagai hewan kesayangan. Tingkahnya yang lucu, menggemaskan serta jinak, seringkali membuat banyak orang menyukainya. Namun hal tersebut tak berlaku di China, karena mereka biasa menjadikan kucing sebagai makanan, bahkan saat ini juga dijadikan sebagai aksesoris.

Konsumsi kucing di China digelar setiap tahunnya pada perayaan Yulin. Walaupun selalu mendapatkan protes dari pecinta hewan di seluruh dunia, negara tirai bambu ini masih saja menggelar perayaan tersebut. Mereka percaya tradisi memakan daging kucing ini dinilai dapat membawa keberuntungan dan juga baik untuk kesehatan.

Sadis! Warga China Konsumsi Kucing dan Kulitnya Dijadikan Jaket

Hewan lucu menggemaskan ini dikurung terlebih dahulu, setelah itu direbus hidup-hidup dan akhirnya dikuliti. Setelah dikuliti baru daging kucing tersebut diolah untuk disantap. Biasanya orang China menyantap daging kucing tersebut dengan cara digoreng.

Entah seperti apa rasanya, karena sangat sulit untuk membayangkannya. Apalagi saat memikirkan betapa imut dan lucu si kucing yang sangat menggemaskan tersebut.

Tak hanya digunakan dagingnya, kulit dari kucing tersebut pun tidak begitu saja dibuang melainkan dijadikan aksesoris yang lagi-lagi mendapat kecaman dari pecinta hewan. Kulit kucing tersebut dijadikan jaket berbulu.

Sadis! Warga China Konsumsi Kucing dan Kulitnya Dijadikan Jaket

Tak hanya daging kucing yang dikonsumsi orang China. Pada perayaan yang sama, orang-orang di China juga kerap mengonsumsi daging anjing dan aksi itu pun dikecam oleh banyak orang dari berbagai negara. Selain kucing dan anjing, banyak pula makanan ekstrem lainnya yang dikonsumsi masyarakat China seperti ular, buaya, otak monyet, dan lainnya.

SUMBER : Detik.com