Kampung Warna Warni Jodipan Ikut Terdampak Banjir Bandang Malang

Hujan deras yang mengguyur Kota Malang, Jawa Timur, Kamis petang, 4 November 2021, telah mengakibatkan banjir bandang dari luapan air Sungai Brantasi. Banjir tersebut juga melanda objek wisata Kampung Warna Warni Jodipan.

Lokasi wisata tersebut terletak di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Berdasarkan video yang viral, aliran air Sungai Brantas yang sangat deras melewati Kampung Warna Warni Jodipan.

Banjir terlihat menggenangi rumah warga yang berada di aliran Sungai Brantas. Air sungai tampak kotor berwarna cokelat keruh disertai beragam material bangunan ikut terbawa arus banjir bandang tersebut.

Dari pihak Kampung Warna Warni Jodipan belum menanggapi sejumlah pertanyaan yang disampaikan hingga berita ini diturunkan, Jumat (5/11/2021). Namun, banjir yang melintasi kampung tersebut bukan kali pertama terjadi.

Pada akhir Desember 2019 lalu, banjir kiriman membuat salah satu objek wisata tersebut banjir. Sejumlah wisatawan yang berada di sana sempat panik melihat derasnya banjir.

Kampung Warna Warni Jodipan merupakan salah satu objek wisata yang cukup terkenal di Malang. Kampung tersebut tak hanya didatangi wisatawan dari tanah air, bahkan juga dari mancanegara.

Dihimpun dari berbagai sumber, Kampung Warna Warni Jodipan dibangun pada 2016 dan diresmikan pada 2017. Kampung tersebut telah bertransformasi menjadi obyek wisata yang menarik.

Demi kenyamanan dan daya tarik, masyarakat sekitar pun berkreasi untuk menyediakan berbagai spot foto dengan desain menarik. Hal itu yang membuat banyak masyarakat mengunjungi lokasi wisata ini.

Dulunya, kampung ini merupakan perkampungan kumuh. Berada di Daerah aliran Sungai (DAS) Sungai Brantas membuat warga terdorong untuk membuang sampah begitu saja ke bantaran sungai.

Setelah tutup akibat pandemi Covid-19 yang melonjak, Kampung Warna-Warni Jodipan Malang atau KWJ Malang kembali dibuka sejak Jumat 29 Oktober 2021.